Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kupas Teori di Balik Relief Kuno, 24 Mahasiswa Ikuti Education Trip ke Borobudur dan Prambanan

Kupas Teori di Balik Relief Kuno, 24 Mahasiswa Ikuti Education Trip ke Borobudur dan Prambanan

ONLINE PFIS - Sebanyak 24 mahasiswa dengan didampingi oleh 4 dosen pembimbing melaksanakan kegiatan Education Trip lintas sejarah ke dua situs warisan dunia terkemuka, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan, pada tanggal 04 Juli 2026. Kegiatan akademik di luar kampus ini dirancang untuk memberikan wawasan kontekstual mengenai kekayaan budaya, nilai filosofis, serta kemegahan arsitektur masa lalu. Perjalanan ini menjadi sarana efektif bagi para peserta untuk mengaitkan teori-teori ilmiah dan humaniora yang dipelajari di ruang kelas dengan bukti fisik sejarah yang masih berdiri kokoh.

Destinasi pertama dimulai di Candi Borobudur, di mana rombongan mengeksplorasi struktur punden berundak dan nilai-nilai kosmologi yang tertuang dalam ribuan panel relief yang di arahkan olehh 2 orang tour guide. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Candi Prambanan untuk mengagumi arsitektur tinggi menjulang khas bangunan Hindu serta tata letak gugusan candi perwara yang sarat akan presisi matematis kuno. Di kedua lokasi tersebut, para dosen pembimbing secara aktif memfasilitasi diskusi interaktif, membedah teknologi teknik sipil zaman dahulu, teknik restorasi modern, hingga bagaimana relief candi merekam kondisi ekologis dan sosial masyarakat pada masanya.

Melalui Education Trip ini, para mahasiswa tidak hanya sekadar bertamasya, tetapi juga dituntut untuk menumbuhkan pemikiran kritis dalam mengapresiasi serta menjaga kelestarian cagar budaya. Pihak dosen berharap pengalaman empiris ini dapat memperluas sudut pandang ilmiah mahasiswa dalam memahami integrasi antara seni, teknologi, dan nilai kehidupan masyarakat Nusantara. Kegiatan eksplorasi budaya yang berlangsung seharian penuh ini berjalan dengan lancar dan interaktif, kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebelum rombongan kembali.

Penulis/Report: Muh. Arif/Anas Irwan